Minggu, 22 Desember 2019

manfaat rumput laut

Manfaat Rumput Laut
Kegunaan rumput laut dalam kehidupan manusia di keseharian ini, antara lain;

1. Menurunkan Berat Badan

Sebagian jenis rumput laut seperti rumput laut cokelat terdapat kandungan pigmen fucoxanthin, yang bisa membantu metabolisme tubuh sehingga lemak dapat berubah menjadi energi.
Pernyataan ini diperkuat oleh sebuah penelitian yang telah dipublikasikan oleh Food Chemistry, bahwasanya ditemukan pada alginat atau serat alami yang ada pada rumput laut cokelat bisa membantu kurang lebih 75% untuk menghalangi penyerapan lemak diusus.

2. Mempercepat Penyembuhan Luka

Manfaat rumput laut selanjutnya ialah membantu dalam proses penyembuhan luka. Rumput laut mengandung banyak vitamin K, dan vitamin ini dapat bekerjasama dengan trombosit atau jenis sel yang mampu membentuk gumpalan atau proses pembekuan darah. Vitamin K dapat mengirim sinyal kimia sehingga trombosit akan melakukan penggumpulan darah dan pembekuan, sehingga ketika sedang terluka maka luka tersebut akan cepat berhenti mengalir.

3. Menguatkan Tulang dan Gigi

Rumput laut juga banyak terdapat kalsium. Apabila seseorang mengalami alergi terhadap susu sapi, maka harus dipertimbangkan makanan yang banyak mengandung kalsium. Pada rumput laut dan wakame terdapat lebih dari 60 mg kalsium, atau kurang lebih 6 % dari kebutuhan kalsium harian manusia.
Kurangnya kalsium bisa berdampak negative dalam pembentukan otot dan sel yang bekerjasama dengan sistem saraf.

4. Meningkatkan Energi

Kandungan lain yang ada pada rumput laut ialah zat besi. Manfaat yang bisa didapatkan dari zat besi yakni sebagai alat untuk memproduksi energi yang dibutuhkan untuk proses pembakaran dalam tubuh saat melakukan berbagai kegiatan harian.
Kurangnya zat besi bisa menyebabkan anemia sehingga seseorang bisa menjadi mudah lemas, letih, lemah dan lesu. Dengan begitu maka dapat dilakukan cara menambah asupan zat besi dengan banyak mengkonsumsi rumput laut. Dalam semangkuk rumput laut terdapat 1,1  dan 0,8 mg zat besi.
Dengan memasukkan rumput laut ke dalam makanan yang dikonsumsi sehari-hari bisa membantu seseorang untuk mencukupi kebutuhan 8 mg zat besi harian terutama pada laki-laki, dan 18 mg zat besi pada perempuan.

5. Baik untuk Penderita Diabetes dan Kolesterol

Dalam rumput laut juga terdapat kandungan omega 3 dan asam lemak. Dalam satu lembar rumput laut mempunyai kandungan omega 3 dan asam lemak yang mana kandungannya setara dengan dua alpukat. Manfaat dari omega 3 asam lemak yaitu untuk meningkatkan kolesterol yang baik atau HDL, dan mengurangi kolesterol yang jahat atau LDL.

morfologi Umum Rumput Laut


Morfologi Rumput Laut
Ciri morfologi yang ada dalam rumput laut, diantaranya;

1. Filamen

Filamen berdiri atas sel yang tersusun dan dipisahkan oleh dinding sepunya. Filamen dapat dibagi menjadi dua jenis yakni uniseriat serta multiseriat. Filamen uniseriat merupakan sel-sel yang tersusun dalam satu siri sedangkan untuk filamen multiseriat tersusun atas sel-sel yang lebih dari satu siri.
Filamen didapatkan melalui proses pembagian sel yang dapat menghasilkan daerah percabangan. Melalui proses percabangan ini dapat dihasilkan empat jenis yakni talus filamen yang dapat cabang dengan mudah, heterotrik, parenkima serta pseudoparenkima.

2. Sifon

Ciri sifon dapat dilihat dari alga hijau yang mana perkembangan dapat berlaku pada jasad dengan tidak menghasilkan dinding pemisah atau septum untuk membentuk jasad multinukleus. Lain halnya dengan  septum ini hanya dapat ditemkan pada saat pembentukan organ pembiakan. Contohnya seperti alga yang memiliki ciri sifon yaitu divisi Siphonales seperti Caulerpa serta Codium.


Jenis-Jenis Hard Coral


Jenis-Jenis Hard Coral

1. Acropora Cervicurnis

Acropora Cervicornis
·         Jenis terumbu karang ini bisa hidup pada kedalaman 3-15 m dari atas permukaaan laut.
·         Terumbu ini berbentuk seperti pipa kecil yang ada di dalam laut. koloni terumbu ini dapat berkumpul hingga beberapa meter. Terumbu ini tersusun dari cabang- cabang dan membentuk terumbu karang yang lebat, serta cabang- cabang yang silindris.. Aksial koralit dari terumbu karang ini dapat dibedakan.
·         Memiliki kemiripan dengan terumbu karang Acropora Prolifera.
·         Terumbu karang ini biasanya berwarna coklat muda.
·         Hidup pada perairan yang jernih serta tidak berpolusi.  Serta tumbuh di bagian atas lereng atau lagun dangkal yang jernih serta di tengah- tengah karang. Terumbu karang ini banyak di jumpai di perairan Indonesia, Jamaika Serta kepulauan Cayman.
2. Acropora Elegantula

Acropora Elegantula
·         Terumbu karang ini hidup pada kedalaman 3-15 m dari atas permukaan laut.
·         Terumbu karang ini berbentuk seperti semak dan berbentuk melebar. Cabang dari terumbu karang ini berbentuk horizontal yang menyabar serta tipis. Serta aksial koralit yang terlihat jelas. Saat terkena arus laut, terumbu karang ini akan bergerak dengan sangat lembut, seperti sedang menari akibat dari ukuran cabang yang hampir seragam.
·         Terumbu karang ini berwarna abu- abu, dengan warna ujungnya akan semakin berwarna muda.
·         Terumbu karang ini memiliki kesamaan dengan Acropora Aculeus
·         Terumbu karang ini mudah ditemukan pada perairan dangkal. Selain Indonesia, terumbu karang ini dapat ditemukan di Sri Langka.

3. Acropoda Micropthalma

Acropora Micropthalma
·         Terumbu karang ini bisa hidup pada kedalaman 3-15 m dari atas permukaan laut.
·         Terumbu karang ini berbentuk melebar serta pipih, dengan luas bisa mencapai 2 m.
·         Tarumbu ini biasanya hanya terdiri dari 1 spesies, terdiri dari satu koralit kecil, yang membentuk satu terumbu karang. koralit kecil ini biasanya berjumlah banyak dengan ukuran yang sama.
·         Memiliki kemiripan dengan Acropora Copiosa, Acropora Parilis, dan Acropora Horrida.
·         Dapat ditemukan pada perairan yang keruh, serta lagun yang berpasir. Selain itu, dapat ditemukan pada perairan dangkal dan di atas karang. Selain di Indonesia, terumbu karang ini bisa di jumpai di Australia dan Papua.

4. Acropora Millepora

Millepora
·         Terumbu karang ini hidup pada kedalaman 3-15 m.
·         Berbentuk bantalan dengan cabang yang pendek dan gemuk serta dengan ukuran yang sama. terumbu karang ini ada kemiripan dengan Acropora Aspera. Yang membedakan adalah radial koralit yang rapat serta aksial koralit yang terpisah- pisah.
·         Terumbu karang ini biasanya berwarna hijau, merah, biru, atau jingga.
·         Terumbu karang ini memiliki kemiripan dengan Acropora Covexa, Acropora Aspera dan Acropora Pulchra.
·         Mudah ditemukan pada perairan yang dangkal serta tidak berpolusi. Selain di Indonesia, terumbu ini juga ditemukan di Filipina dan Australia

5.  Acropora Humilis

Acropora Humillis
·         Terumbu karang ini hidup pada kedalaman 1-7 m
·         Berbentuk bercabang- cabang. Cabang- cabang dari terumbu karang ini berbentuk tebal. Memiliki koralit yang besar, dan memiliki rdial koralit dengan dua ukuran.
·         Terumbu karang ini juga desebut sebagai karang bercabang. Akibat dari bentuk karang yang bercabang- cabang.
·         Memiliki kurimbosa dengan warna ungu atau merah muda. Tapi warna yang sering di jumpai adalah krem, coklat, atau biru.
·         Hidup disekitar terumbu yang datar, selain itu juga bisa ditemukan pada lereng karang. Jenis terumbu karang ini banyak ditemukan pada perairan indonesia dan tersebar mulai dari laut merah hingga America Tengah dan Indo- Pasifik.

6. Acropora Hyacinthus

Acropora Hyacinthus
·         Terumbu ini hidup pada kedalaman 15-35 m
·         Berbetuk seperti piring dengan cabang yang tipis. Terumbu karang ini termasuk terumbu karang yang mudah rapuh. Koralit dari terumbu karang ini berbentuk mangkok, dengan bagian yang melebar.
·         Terumbu ini berwarna coklat, hijau, merah muda, abu- abu, dan biru.
·         Memiliki kemiripan dengan Acripora Cytherea.
·         Terumbu karang ini juga disebut sebagai karang meja. Hal ini karena bentuknya yang lebar seperti meja.
·         Dapat ditemukan disekitar lereng karang atau perairan yang dangkal. Selain di Indonesia, terumbu karang ini banyak dijumpai di Australia

7. Sidesratra Sidereal

Siderastrea Sidereal
·         Terumbu karang ini hidup pada kedalaman 7-14 m
·         Pada beberapa kesempatan karang ini juga sering ditemukan berada di atas ketinggian 1 meter dari permukaan laut.
·         Terumbu karang ini membentuk koloni yang menyerupai batu bulat dan besar. Koloni terumbu karang ini bisa tersebar hingga beberapa meter. Beberapa terumbu karang ini berbentu sedikit lebih pipih dari biasanya.
·         Terumbu karang ini biasanya berwarna coklat atau abu- abu. warna dari terumbu karang ini biasanya seragam
·         Berada di perairan jernih dan bebas dari polusi. Selain di Indonesia, jenis terumbu karang ini banyak ditemukan di laut karibia.

8. Montipora Danae

Montipora Danae
·         Terumbu karang ini hidup pada kedalaman 3-15 m dari permukaan laut.
·         Berbentuk plat datar seperti kubah dengan koralit yang kecil. Selain itu, terumbu ini ada berbentuk seperti piring yang terbalik.
·         Terumbu karang ini berwarna coklat muda, ungu atau terkadang berwarna sangat cerah.
·         Terumbu karang ini memiliki kemiripan dengan MontiporaVerrucosa dan Montipora Palawanensis.
·         sifat dari terumbu karang ini tidak menjadi benalu bagi terumbu karang yang lain. Akan tetapi, terumbu karang ini memiliki kemampuan untuk tumbuh dengan sangat cepat. Sehingga mengambil banyak tempat di akuarium.
·         Dapat di temukan hidup di sekitar lereng karang bagian atas atau lagun yang jernih. selain di Indonesia, terumbu karang ini banyak ditemukan di Papua Nugini, Filipina, Jepang, hingga Madagaskar.

9. Montipora Aquituberculata

Montipora Aquituberculata
·         Terumbu ini hidup pada kedalaman 3-15 m
·         Berbentuk seperti corong dengan lapisan yang bersusun- susun. Terumbu karang ini terdiri dari koralit dengan dikelilingi papila yang tebal. Terumbu karang ini lama kalamaan akan mengerak sehingga tersusun menjadi seperti corong.
·         Terumbu Karang ini memeliki kemiripan dengan MontiporaPeltiformis.
·         Terumbu ini berwarna coklat atau jingga
·         Dapat di temukan hidup pada perairan dangkal dengan banyak karang. Daerah pesebarannya selain di Indonesia sama dengan Montipora Danae, yaitu Filipina Jepanng hingga ke Madagaskar. Akan tetapi, terumbu karang ini juga bisa ditemukan di Australia.

10. Acropora Grandis

Acropora Grandis
·         Terumbu ini hidup pada kedalaman 3-15 m
·         Semakin dalam lokasi terumbu ini maka cabang akan semakin panjang dan terbuka. semakin dangkal, maka cabangnya akan semakin pendek.
·         Terumbu ini berwarna coklat, merah muda, biru, atau hijau. Pada ujungnya, warna akan semakin muda.
·         Dapat ditemukan hidup pada lereng karang bagian atas. Memiliki persebaran yang sama dengan Montipora Danae. yaitu Indonesia, Filipina, Jepang, hingga Madagaskar. selain itu, jenis terumbu karang ini tersebar hingga Indo- Pasifik. Terumbu karang ini banyak tumbuh di daerah yang beriklim tropis.



beberapa contoh Hard Coral yang Terdapat di Indonesia


 1. Acropora Cervicurnis

Acropora Cervicornis
·         Jenis terumbu karang ini bisa hidup pada kedalaman 3-15 m dari atas permukaaan laut.
·         Terumbu ini berbentuk seperti pipa kecil yang ada di dalam laut. koloni terumbu ini dapat berkumpul hingga beberapa meter. Terumbu ini tersusun dari cabang- cabang dan membentuk terumbu karang yang lebat, serta cabang- cabang yang silindris.. Aksial koralit dari terumbu karang ini dapat dibedakan.
·         Memiliki kemiripan dengan terumbu karang Acropora Prolifera.
·         Terumbu karang ini biasanya berwarna coklat muda.
·         Hidup pada perairan yang jernih serta tidak berpolusi.  Serta tumbuh di bagian atas lereng atau lagun dangkal yang jernih serta di tengah- tengah karang. Terumbu karang ini banyak di jumpai di perairan Indonesia, Jamaika Serta kepulauan Cayman.

2. Acropora Elegantula

Acropora Elegantula
·         Terumbu karang ini hidup pada kedalaman 3-15 m dari atas permukaan laut.
·         Terumbu karang ini berbentuk seperti semak dan berbentuk melebar. Cabang dari terumbu karang ini berbentuk horizontal yang menyabar serta tipis. Serta aksial koralit yang terlihat jelas. Saat terkena arus laut, terumbu karang ini akan bergerak dengan sangat lembut, seperti sedang menari akibat dari ukuran cabang yang hampir seragam.
·         Terumbu karang ini berwarna abu- abu, dengan warna ujungnya akan semakin berwarna muda.
·         Terumbu karang ini memiliki kesamaan dengan Acropora Aculeus
·         Terumbu karang ini mudah ditemukan pada perairan dangkal. Selain Indonesia, terumbu karang ini dapat ditemukan di Sri Langka.

3. Acropoda Micropthalma

Acropora Micropthalma
·         Terumbu karang ini bisa hidup pada kedalaman 3-15 m dari atas permukaan laut.
·         Terumbu karang ini berbentuk melebar serta pipih, dengan luas bisa mencapai 2 m.
·         Tarumbu ini biasanya hanya terdiri dari 1 spesies, terdiri dari satu koralit kecil, yang membentuk satu terumbu karang. koralit kecil ini biasanya berjumlah banyak dengan ukuran yang sama.
·         Memiliki kemiripan dengan Acropora Copiosa, Acropora Parilis, dan Acropora Horrida.
·         Dapat ditemukan pada perairan yang keruh, serta lagun yang berpasir. Selain itu, dapat ditemukan pada perairan dangkal dan di atas karang. Selain di Indonesia, terumbu karang ini bisa di jumpai di Australia dan Papua.

4. Acropora Millepora

Millepora
·         Terumbu karang ini hidup pada kedalaman 3-15 m.
·         Berbentuk bantalan dengan cabang yang pendek dan gemuk serta dengan ukuran yang sama. terumbu karang ini ada kemiripan dengan Acropora Aspera. Yang membedakan adalah radial koralit yang rapat serta aksial koralit yang terpisah- pisah.
·         Terumbu karang ini biasanya berwarna hijau, merah, biru, atau jingga.
·         Terumbu karang ini memiliki kemiripan dengan Acropora Covexa, Acropora Aspera dan Acropora Pulchra.
·         Mudah ditemukan pada perairan yang dangkal serta tidak berpolusi. Selain di Indonesia, terumbu ini juga ditemukan di Filipina dan Australia

5.  Acropora Humilis

Acropora Humillis
·         Terumbu karang ini hidup pada kedalaman 1-7 m
·         Berbentuk bercabang- cabang. Cabang- cabang dari terumbu karang ini berbentuk tebal. Memiliki koralit yang besar, dan memiliki rdial koralit dengan dua ukuran.
·         Terumbu karang ini juga desebut sebagai karang bercabang. Akibat dari bentuk karang yang bercabang- cabang.
·         Memiliki kurimbosa dengan warna ungu atau merah muda. Tapi warna yang sering di jumpai adalah krem, coklat, atau biru.
·         Hidup disekitar terumbu yang datar, selain itu juga bisa ditemukan pada lereng karang. Jenis terumbu karang ini banyak ditemukan pada perairan indonesia dan tersebar mulai dari laut merah hingga America Tengah dan Indo- Pasifik.

6. Acropora Hyacinthus

Acropora Hyacinthus
·         Terumbu ini hidup pada kedalaman 15-35 m
·         Berbetuk seperti piring dengan cabang yang tipis. Terumbu karang ini termasuk terumbu karang yang mudah rapuh. Koralit dari terumbu karang ini berbentuk mangkok, dengan bagian yang melebar.
·         Terumbu ini berwarna coklat, hijau, merah muda, abu- abu, dan biru.
·         Memiliki kemiripan dengan Acripora Cytherea.
·         Terumbu karang ini juga disebut sebagai karang meja. Hal ini karena bentuknya yang lebar seperti meja.
·         Dapat ditemukan disekitar lereng karang atau perairan yang dangkal. Selain di Indonesia, terumbu karang ini banyak dijumpai di Australia

7. Sidesratra Sidereal

Siderastrea Sidereal
·         Terumbu karang ini hidup pada kedalaman 7-14 m
·         Pada beberapa kesempatan karang ini juga sering ditemukan berada di atas ketinggian 1 meter dari permukaan laut.
·         Terumbu karang ini membentuk koloni yang menyerupai batu bulat dan besar. Koloni terumbu karang ini bisa tersebar hingga beberapa meter. Beberapa terumbu karang ini berbentu sedikit lebih pipih dari biasanya.
·         Terumbu karang ini biasanya berwarna coklat atau abu- abu. warna dari terumbu karang ini biasanya seragam
·         Berada di perairan jernih dan bebas dari polusi. Selain di Indonesia, jenis terumbu karang ini banyak ditemukan di laut karibia.

8. Montipora Danae

Montipora Danae
·         Terumbu karang ini hidup pada kedalaman 3-15 m dari permukaan laut.
·         Berbentuk plat datar seperti kubah dengan koralit yang kecil. Selain itu, terumbu ini ada berbentuk seperti piring yang terbalik.
·         Terumbu karang ini berwarna coklat muda, ungu atau terkadang berwarna sangat cerah.
·         Terumbu karang ini memiliki kemiripan dengan MontiporaVerrucosa dan Montipora Palawanensis.
·         sifat dari terumbu karang ini tidak menjadi benalu bagi terumbu karang yang lain. Akan tetapi, terumbu karang ini memiliki kemampuan untuk tumbuh dengan sangat cepat. Sehingga mengambil banyak tempat di akuarium.
·         Dapat di temukan hidup di sekitar lereng karang bagian atas atau lagun yang jernih. selain di Indonesia, terumbu karang ini banyak ditemukan di Papua Nugini, Filipina, Jepang, hingga Madagaskar.

9. Montipora Aquituberculata

Montipora Aquituberculata
·         Terumbu ini hidup pada kedalaman 3-15 m
·         Berbentuk seperti corong dengan lapisan yang bersusun- susun. Terumbu karang ini terdiri dari koralit dengan dikelilingi papila yang tebal. Terumbu karang ini lama kalamaan akan mengerak sehingga tersusun menjadi seperti corong.
·         Terumbu Karang ini memeliki kemiripan dengan MontiporaPeltiformis.
·         Terumbu ini berwarna coklat atau jingga
·         Dapat di temukan hidup pada perairan dangkal dengan banyak karang. Daerah pesebarannya selain di Indonesia sama dengan Montipora Danae, yaitu Filipina Jepanng hingga ke Madagaskar. Akan tetapi, terumbu karang ini juga bisa ditemukan di Australia.

10. Acropora Grandis

Acropora Grandis
·         Terumbu ini hidup pada kedalaman 3-15 m
·         Semakin dalam lokasi terumbu ini maka cabang akan semakin panjang dan terbuka. semakin dangkal, maka cabangnya akan semakin pendek.
·         Terumbu ini berwarna coklat, merah muda, biru, atau hijau. Pada ujungnya, warna akan semakin muda.
·         Dapat ditemukan hidup pada lereng karang bagian atas. Memiliki persebaran yang sama dengan Montipora Danae. yaitu Indonesia, Filipina, Jepang, hingga Madagaskar. selain itu, jenis terumbu karang ini tersebar hingga Indo- Pasifik. Terumbu karang ini banyak tumbuh di daerah yang beriklim tropis.